•  

    IJSL SAYANGI BUMI

PERATURAN PERTANDINGAN 2022 – 2023

    

BAB I UMUM

Pasal 1 Definisi

Indonesia Junior Soccer League yang selanjutnya disebut IJSL.

Adalah suatu wadah atau tempat pergelaran sepak bola anak usia dini yang berdiri pada tanggal 24 April 2012 dan telah di daftarkan hak paten sejak tahun 2013. Dimana wadah ini terfokus pada kompetisi usia dini yang bertujuan :

  • Sarana silaturrahmi antar SSB/academy & pemerhati/pencinta sepakbola usia dini
  • Menyalurkan dan mengembangkan potensi minat bakat
  • Mengukur dan mengevaluasi kemampuan selama berlatih
  • Menanamkan jiwa sportifitas dan bersosialisasi
  • Memproteksi diri dari pergaulan yang bersifat negatif

Sekolah SepakBola (SSB) / Academy

Adalah Satu perkumpulan dimana tempat siswa belajar dalam bidang sepak bola.

Pemain Adalah pesepak bola yang terdaftar disatu sekolah sepakbola(SSB) /Academy

Calon peserta Adalah yang diundang oleh pihak penyelenggara dalam hal ini ialah Indonesia Junior Soccer League(IJSL)

Peserta Adalah yang telah diterima sebagai peserta Indonesia Junior Soccer League setelah memenuhi persyaratan yang dikeluarkan oleh pihak penyelenggara kompetisi yaitu Indonesia Junior Soccer League(IJSL)

Pasal 2 Tujuan

Peraturan dan Ketentuan ini bertujuan untuk :

  • Mengatur dan mengawasi mengenai prosedur dan mekanisme tentang kesertaan peserta dalam kompetisi Indonesia Junior Soccer League
  • Melindungi kepentingan peserta
  • Memelihara hubungan antar sekolah sepakbola/academy dan pihak penyelenggara, Indonesia Junior Soccer League(IJSL)

 

BAB II

Pasal 3 Peserta

  1. Peserta Indonesia Junior Soccer League (IJSL)
    1. Sekolah
    2. Academy Sepak Bola
    3. Sekolah umum
  2. Peserta Indonesia Junior Soccer League berasal dari Sekolah Sepak Bola/Academy Sejabodetabek dan beberapa kota besar lainnya
  3. Peserta Indonesia Junior Soccer League setiap tahunnya atau setiap periode kompetisi dapat Tim peserta berdasarkan undangan dan keputusan pihak penyelenggara.

Pasal 4 Persyaratan Peserta

  1. Peserta mengisi dan mengembalikan formulir biodata sekolah sepakbola yang diberikan oleh panitia penyelenggara kompetisi Indonesia Junior Soccer League. Yang telah ditandatangani oleh ketua atau pengurus lain yang memiliki kewenangan atas Sekolah sepakbola tersebut
  2. Peserta diwajibkan mendaftarkan masing – masing minimal 15 pemain dan maksimal 25 pemain untuk setiap kategori ( kecuali karena alasan tertentu, pendaftaran pemain dapat kurang dari 12 pemain dan bisa ditambah di pekan berikutnya atau lebih sampai pekan ke 3 )
  3. Peserta menyatakan untuk selalu mematuhi segala bentuk peraturan dan keputusan keputusan yang dikeluarkan oleh pihak penyelenggara kompetisi yaitu Indonesia Junior Soccer League
  4. Peserta bersedia mengutamakan kompetisi Indonesia Junior Soccer League, bila terdapat kompetisi atau kegiatan lain yang bersamaan dengan jadwal pelaksanaan Indonesia Junior Soccer League ( IJSL).

Pasal 5 Ketentuan Peserta

  1. Pemain kelompok umur 12 tahun : kelahiran 1 Januari 2011 s/d 31 Desember 2012
  2. Pemain kelompok umur 10 tahun : kelahiran 1 Januari 2013 s/d 31 Desember 2014 ( atau diperbolehkan mengikutsertakan pemain kelahiran < 2014 bila dianggap layak dan segala resiko menjadi tanggung jawab team peserta )
  3. Pemain hanya dapat bermain disatu SSB
  4. IJSL memberikan kesempatan memperbolehkan pemain perempuan dengan batasan umur diatas 2 tahun dari kategori yang di ikuti
  5. Pemain wajib menjalani screening ( bagi yang telah pernah main di IJSL screening tidak diperlukan )

Persyaratan screening pemain.

  1. Akta
  2. Kartu
  3. Raport
  4. Kartu NISN (Nomer Induk Siswa Nasional)
  5. Foto terbaru

Semua persyaratan Asli dan foto copy dipelihatkan pada tim screening beserta anak yang akan discreening.

Pasal 6 Sanksi sanksi

  1. Penyelenggara Kompetisi Indonesia Junior Soccer League Berkewenangan untuk memberikan sanksi kepada setiap peserta dalam tingkat dan jenis sanksi yang berbeda
  2. Sanksi dapat dikenakan kepada setiap peserta yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang dikeluarkan oleh pihak penyelenggara
  3. Team yang Walk Out / Out of The Match yaitu team yang keluar dari pertandingan atau tidak mau melanjutkan pertandingan, maka team tersebut dinyatakan keluar dari kompetisi IJSL dan team tersebut tidak diperkenankan ikut dalam kompetisi IJSL dan event – event IJSL lainnya serta event yang terafiliasi di IJSL di tahun berikutnya

Pasal 7 Penetapan Jadwal

  1. Jadwal pertandingan dibuat dan diatur oleh pihak penyelenggara Indonesia Junior Soccer League
  2. Indonesia Junior Soccer League dapat melakukan perubahan atau jadwal pertandingan, Dikarenakan satu dan lain hal, al :.
    1. Force Majure
    2. Larangan dari pihak berwajib
    3. Larangan dari pihak pengelola lapangan
    4. Lapangan digunakan oleh pihak yang berwenang
  3. Peserta tidak diperkenankan untuk memajukan atau memundurkan jadwal yang telah ditetapkan dengan alasan Apabila peserta tetap tidak mau bertanding atau tidak datang dipertandingan maka akan kalah WO dan dikenakan sanksi tidak akan di ikutkan kembali di event IJSL selanjutnya.

 

BAB III

PEMAIN, SUPORTER dan KAOS TEAM

Pasal 8 Pemain

  1. Pemain yang dapat bermain di Indonesia Junior Soccer League
    1. Yang namanya sudah terdaftar didaftar susunan pemain (DSP )
    2. Yang namanya tidak terdaftar di SSB lain
    3. Memiliki ID Card Yang dikeluarkan oleh Indonesia Junior Soccer League atau yang telah disetujui oleh panitia IJSL
  1. Pendaftaran
    • Pendaftaran pemain bagi tiap peserta maksimal 25 pemain, atau dengan jumlah lain sesuai dengan persetujuan panitia
    • Peserta mendaftarkan minimal 15 pemain atau dengan jumlah lain sesuai dengan persetujuan panitia
    • Peserta dapat menambah pemainnya paling lambat di pekan ke 3 ( tiga ) kompetisi

 

Pasal 9 Suporter

  1.  Supporter dan orang tua siswa diwajibkan menjaga ketertiban, Sehingga pertandingan berjalan dengan baik dan aman.
  2.  Manager, Pelatih, Official turut bertanggung jawab dapat membantu mengatasi mengawasi supporter dan para orang tua siswanya masing masing. 
  3.  Suporter/orang tua siswa tidak dibenarkan atau dilarang melakukan protes kepada pihak penyelenggara dan seluruh perangkat pertandingan. 
  4.  Supporter/orang tua siswa tidak dibenarkan atau dilarang mengeluarkan teriakan atau kata-kata yang tidak pantas, kotor kepada tim lawan dan memprovokasi timnya. 
  5. Supporter/orang tua siswa akan dikenakan sanksi pidana sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, Apabila melakukan pemukulan kepada perangkat pertandingan atau kepada tim lawan atau supporternya. 
  6. Supporter/orang tua siswa dilarang berada dibangku cadangan dan dilarang memasuki lapangan pertandingan. 

Pasal 10 Kaos Tim

  1. Pemain diwajibkan menggunakan seragam kaos tim sepak bola.
  2. Seluruh pemain harus menggunakan Nomor punggung dan sesuai yang telah terdaftar di Daftar Susunan Pemain ( DSP )
  3. Pemain tidak diperbolehkan menggunakan kaos tim dengan no punggung yang sama 
  4. Apabila tim yang akan bertanding memiliki kemiripan atau kesamaan seragam/kaos tim maka pemimpin pertandingan/wasit yang akan menentukan, Pertandingan tetap berjalan atau salah satu tim harus mengganti seragam kaus timnya atau menggunakan rompi yang disediakan oleh panitia dengan cara diundi oleh wasit

BAB IV SISTIM PERTANDINGAN

Pasal 11

Format Pertandingan Indonesia junior soccer league mengunakan sistim setengah kompetisi

A. KATEGORI U 12

  • Kategori U 12 di ikuti sebanyak 40 Tim peserta , Dibagi menjadi 4 ( empat ) Grup, yaitu 10 Tim Grup A, 10 Tim Grup B, 10 Tim Grup C dan 10 Tim Grup D.
  • Peringkat pertama dan ke 2 dari setiap Grup akan masuk ke Play Off A
  • Peringkat 3 – 10 dari setiap Grup akan masuk ke Play Off B B. KATEGORI U 10
  • Kategori U 10 di ikuti sebanyak 28 Tim peserta 
  • Semua peserta masuk dalam 1 ( satu ) Group Pasal 12 Peraturan Pertandingan putaran kedua KATEGORI U 12 
  • 8 tim peserta yang lolos ke Play Off A masuk dalam 1 Grup dan akan saling bertemu untuk menentukan peringkat 
  • 32 tim peserta yang masuk ke Play Off B, dibagi dalam 8 Grup yaitu : Group E, F,G,H, I, J, K, L ( setiap groupnya terdiri dari 4 team) 
  • Peringkat 1 dan 2 dari setiap Grup masuk ke 16 besar, yang akan dibagi lagi kedalam 4 Grup, yaitu Grup : M, N,O,P 9 setiap Grup terdiri dalam 4 tim ) 
  • Peringkat 1 dari setiap Grup berhak masuk ke semi final. 
  • SEMI FINAL & FINAL Apabila pertandingan hingga batas waktu normal skor tetap sama seri/draw, Maka langsung dilakukan tendangan adu pinalti sebanyak 5 kali. Pasal 13 Peraturan Permainan Berlaku seperti peraturan permainan sepakbola pada umumnya, hanya dalam Kompetisi ini offside ditiadakan
LEMPARAN KEDALAM 
Lemparan kedalam seperti pada umumya, khusus untuk kelompok usia 10 tahun memiliki dua kali kesempatan. 

PENJAGA GAWANG 
  1. Bola Out Gawang, penjaga gawang memulai permainan dengan tendangan gawang. 
  2. Apabila bola masih di dalam permainan, penjaga gawang WAJIB melakukan lemparan untuk melanjutkan permainan. 

KICK OFF

  1. Kick off bola pertama dilakukan dengan dua sentuhan. 
  2. Tidak diperbolehkan tendangan langsung ke arah gawang lawan

Pasal 14 Jumlah pemain

  1. Untuk kelompok usia 12 tahun pertandingan dimainkan 7-a- side ( 7 vs 7 ) termasuk penjaga gawang, bila dari salah satu tim yang akan bertanding, pemainnya kurang dari 7 orang pemain, pertandingan belum dapat dimulai
  2. Untuk kelompok usia 10 tahun pertandingan dimainkan 7 -a- side ( 7 vs 7 ) termasuk penjaga gawang, bila dari salah satu tim yang akan bertanding, pemainnya kurang dari 7 orang pemain, pertandingan belum dapat dimulai. 3. Dalam hal ketentuan ini ditunggu 10 menit dari batas waktu yang telah ditentukan, tim yang belum dapat melengkapi pemainnya maka tim tersebut dinyatakan kalah WO pada pertandingan ini. 

Pasal 15 Durasi pertandingan.

Durasi pertandingan 1 x 25 menit tanpa istirahat. Pertandingan dipimpin hanya 1 orang wasit.

Pasal 16 Ukuran Bola & Lapangan Pertandingan

  1. Seluruh pertandingan menggunakan Bola Size 4
  2. Ukuran Lapangan Pertandingan U 12 : 55 X 35 M
  3. Ukuran Lapangan Pertandingan U 10 : 40 X 30

Pasal 17 Penggantian Pemain. 

Penggantian pemain kapan saja dapat dilakukan dan bebas tidak ada batasan sebanyak pemain yang ada didaftar susunan pemain (DSP) Pemain yang sudah keluar BISA dimainkan kembali dalam satu pertandingan yang sama
 

Pasal 18 Pemain tidak sah

Yang dimaksud pemain tidak sah dalam kompetisi Indonesia Junior Soccer adalah.

  • Pemain yang tidak terdaftar atau tidak didaftarkan ke Indonesia Junior Soccer League. 
  • Pemain yang tidak terdaftar dalam DSP (Daftar Susunan Pemain)
  • Pemain yang melewati batas usia yang telah ditentukan
  • Pemain yang sedang dalam menjalini sanksi atau masa hukuman. 
  • Pemain yang tidak dapat menunjukan ID Card pada Pengawas Pertandingan

Pasal 19 Kartu Kuning Kartu Merah. 

Yang dimaksud Kartu kuning Kartu Merah dalam peraturan pertandingan IJSL ini ialah

  • Apabila Pemain terkena kartu kuning sebanyak 3 x dalam pertandingan yang berbeda pada hari yang sama, maka pemain tersebut tidak dapat
    diturunkan atau dimainkan 1 x dipertandingan berikut.
  • Apabila pemain terkena 2 x kartu kuning (akumulasi) dalam satu pertandingan, Wasit akan mengeluarkan kartu merah, maka pemain tersebut tidak dapat diturunkan atau dimainkan 1 x dipertandingan berikut , namun Pemain tersebut akan dikeluarkan dari lapangan pertandingan dan pemain tersebut dapat digantikan oleh pemain cadangan. 
  • Pemain yang terkena kartu merah langsung tidak dapat diturunkan atau dimainkan 2 x dipertandingan berikut
  • Pemain yang terkena kartu merah disebabkan karena pemukulan terhadap wasit, pemain lawan, penghinaan, rasis atau mengeluarkan kata
    kata kotor tehadap wasit dan lawan, pemain tersebut tidak diperkenankan bermain kembali sampai kompetisi IJSL berakhir. Namun
    pemain tersebut dapat digantikanoleh pemain lain. 

Pasal 20 Sistim perhitungan point dan peringkat pada grup. 

  1. Menang : 3 nilai
  2. Menang WO : 3 nilai
  3. Seri : 1 nilai
  4. Kalah : 0 nilai 
  5. Kalah WO : 0 nilai 

Pengurangan nilai 3 Peringkat atau klasemen dalam grup ditentukan dengan sebagai berikut : 

  1. Point
  2. Selisih gol
  3. Head to Head
  4. Produktifitas gol

 Pasal 21 Insiden atau cedera pemain dipertandingan 

panitia penyelenggara hanya dapat membantu menanggulangi pertolongan pertama pada pemain yang cedera. Pemain yang mengalami cedera serius , sepenuhnya menjadi tanggung jawab Sekolah Sepak Bola/Academy dimana tempat anak tersebut bermain atau tim yang diperkuatnya.

Pasal 22 WASIT

  1.  Wasit yang bertugas seluruhnya berlisensi dan dibawah koordinasi Assosiasi PSSI Kabupaten Bogor ( ASKAB BOGOR ) 
  2. Setiap keberatan yang terkait dengan kepemimpinan wasit, harus di ajukan secara tertulis dan disampaikan kepada koordinator wasit yang bertugas. 

Pasal 23 Protes 

Segala bentuk protes dalam pertandingan kompetisi Indonesia junior Soccer League ini ditiadakan. Bentuk protes keabsahan data pemain dapat diproses oleh panitia, Apabila yang melakukan protes mempunyai bukti data lain yan otentik. Yang dapat menyampaikan protes hanya pelatih dan official yang terdaftar di Indonesia Junior Soccer League dan protes dilakukan dengan cara – cara sopan dan beretika.

Pasal 24 Tata tertib di Lapangan

  • Hanya 3 orang pelatih/ official serta 1 orang fotographer ( bila ada ) yang dapat mendampingi tim pada saat pertandingan dan diwajibkan memakai sepatu dan Masker
  • IJSL menyediakan air minum untuk pengisian ulang, oleh karena itu semua peserta diwajibkan membawa botol minum masing – masing
  • Tidak diizinkan mebawa air mineral dalam bentuk kemasan gelas atau kemasan plastik ke areal lapangan.
  • Bagi yang masih membawa minuman kemasan dan meninggalkan botol / gelas kemasan air mineral di lapangan pertandingan atau di tempat duduk pemain usai bertanding maka akan kami kenakan sanksi khusus
  • Manager, pelatih, supporter/orang tua TIDAK DIPERKENANKAN MEROKOK DI SELURUH AREAL PERTANDINGAN dan TRIBUN PENONTON (Merokok diperkenankan di area Parkir ) 
  • diwajibkan menjaga kebersihan di seluruh areal, baik di dalam maupun di luar lapangan pertandingan, Bila ditemui team yang melanggar point ini, maka tidak akan di ikutsertakan di seluruh kegiatan IJSL selanjutnya.
  • Dalam hal memberikan instruksi kepada pemain, pelatih diharapkan menyampaikan dengan cara – cara dan kata – kata yang baik. 
  • Manager, pelatih dan official harus dapat mengatasi/ mencegah suporternya dari tindakan, ucapan dan teriakan yang bersifat provokasi 
  • Selama pandemi Covid – 19, Setiap peserta , diharapkan dapat mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak 
  • Bila tim telah menyelesaikan pertandingan diharapkan dapat segera meninggalkan lapangan pertandingan

BAB V PENUTUP. 
Pasal 25 Penutup. 

Hal hal yang tidak atau belum diatur atau belum cukup diatur dalam peraturan ini, Akan diatur dalam peraturan tambahan bila diperlukan 


Ditetapkan di Bogor, ……………………. 2022 
INDONESIA JUNIOR SOCCER LEAGUE 

 

 
Close Menu