REGULASI DAN PERATURAN PERTANDINGAN INDONESIA JUNIOR SOCCER LEAGUE 2019

 

BAB I

UMUM

 

Pasal 1 DEFINISI

 Indonesia Junior Soccer League yang selanjutnya disebut IJSL.

Adalah suatu wadah atau tempat pergelaran sepak bola anak usia dini yang berdiri pada tanggal 24 April 2013.

Dimana wadah ini terfokus pada kompetisi usia dini yang bertujuan :

  • Menyalurkan dan mengembangkan potensi minat bakat.
  • Mengukur dan mengevaluasi kemampuan selama berlatih.
  • Menanamkan jiwa sportifitas dan bersosialisasi.
  • Memproteksi diri dari pergaulan yang bersifat negatif.

 Sekolah SepakBola (SSB) / Academy

Adalah Satu perkumpulan dimana tempat siswa belajar dalam bidang sepak bola. Pemain

Adalah pesepak bola yang terdaftar disatu sekolah sepakbola(SSB) /Academy Calon peserta

Adalah yang diundang oleh pihak penyelenggara dalam hal ini ialah Indonesia Junior Soccer  League(IJSL)

Peserta.

Adalah yang telah diterima sebagai peserta Indonesia Junior Soccer League setelah memenuhi persyaratan yang dikeluarkan oleh pihak penyelenggara kompetisi yaitu Indonesia Junior Soccer League(IJSL)

 

Pasal 2 Tujuan.

Peraturan dan Ketentuan ini bertujuan untuk :

  • Mengatur dan mengawasi mengenai prosedur dan mekanisme tentang kesertaan peserta dalam kompetisi Indonesia Junior Soccer Leagu
  • Melindungi kepentingan pesert
  • Memelihara hubungan antar sekolah sepakbola/academy dan pihak penyelenggara, Indonesia Junior SoccerLeague(IJSL)

 

BAB II

PESERTA

Pasal 3 Peserta.

 Peserta Indonesia Junior Soccer League(IJSL) adalah.

  1. Sekolah Sepak Bola
  2. Academy Sepak Bola
  3. Sekolah umum
  4. Peserta Indonesia Junior Soccer League berasal dari Sekolah Sepak Bola/Academy Sejabodetabek dan beberapa kota besar lainn
  5. Peserta Indonesia Junior Soccer League setiap tahunnya atau setiap periode kompetisi dapat berubah. Tim peserta berdasarkan undangan dan keputusan pihak penyelenggara 

Pasal 4 Persyaratan peserta. 

  1. Peserta mengisi dan mengembalikan formulir biodata sekolah sepakbola yang diberikan oleh panitia penyelenggara kompetisi Indonesia Junior Soccer Leagu Yang telah ditandatangani oleh ketua atau pengurus lain yang memiliki kewenangan atas Sekolah sepakbola tersebut.
  2. Peserta diwajibkan mendaftarkan minimal 20 orang pemainnya untuk U 12, minimal 18 pemain untuk U 10 dan minimal 12 pemain untuk U 8.
  3. Peserta menyatakan untuk selalu mematuhi segala bentuk peraturan dan keputusan keputusan yang dikeluarkan oleh pihak penyelenggara kompetisi yaitu Indonesia Junior Soccer Leagu
  4. Peserta adalah siswa binaan SSB sendiri atau binaan dalam satu management, Bila peserta berasal SSB lain, di wajibkanmenunjukkan surat peminjaman atau surat keluar dari SSB asal.
  5. Peserta bersedia mengutamakan kompetisi Indonesia Junior Soccer League, bila terdapat kompetisi atau kegiatan lain yang bersamaan dengan jadwal pelaksanaan Indonesia Junior Soccer League ( IJSL).

 Pasal 5 Ketentuan Peserta

  1. Pemain kelompok umur 12 tahun : kelahiran 1 Januari 2007 s/d 31 Desember 2008.
  2. Pemain kelompok umur 10 tahun : kelahiran 1 Januari 2009 s/d 31 Desember 2010
  3. Pemain kelompok umur 8 tahun : kelahiran 1 Januari 2011 s/d 31 Desember 2012
  4. Pemain hanya dapat bermain disatu SSB
  5. Pemain wajib menjalankan screening 

Persyaratan screening pemain.

  1. Akta Kelahiran.
  2. Kartu Keluarg
  3. Raport
  4. Kartu NISN (Nomer Induk Siswa Nasional)
  5. Foto terbaru

Semua persyaratan Asli dan foto copy dipelihatkan pada tim screening beserta anak yang akan discreening.

Pasal 6 Sanksi sanksi.

  1. Penyelenggara Kompetisi Indonesia Junior Soccer League Berkewenangan untuk memberikan sanksi kepada setiap peserta dalam tingkat dan jenis sanksi yang berbed
  2. Sanksi dapat dikenakan kepada setiap peserta yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang dikeluarkan oleh pihak penyelenggar
  3. Sanksi bagi peserta yang memainkan pemain dari SSB lain tanpa menunjukkan surat peminjaman atau surat keluar, maka team tersebut tetap diperkenankan melanjutkan bermain di kompetisi IJSL namun Team tersebut tidak akan diperkenankan untuk mengikuti kompetisi IJSL dan event – event IJSL lainnya serta event yang terafiliasi di IJSL di tahun berikutn
  4. Team yang Walk Out / Out of The Match yaitu team yang keluar dari pertandingan atau tidak mau melanjutkan pertandingan, maka team tersebut dinyatakan keluar dari kompetisi IJSL dan team tersebut tidak diperkenankan ikut dalam kompetisi IJSL dan event – event IJSL lainnya serta event yang terafiliasi di IJSL di tahun berikutnya

 

Pasal 7 Penetapan Jadwal.

  1. Jadwal pertandingan  dibuat  dan  diatur  oleh  pihak  penyelenggara  Indonesia Junior Soccer League
  2. Indonesia Junior Soccer League dapat melakukan perubahan atau pembatalan jadwal pertandingan, Dikarenakan satu dan lain hal, al :.
  • Force Majur
  • Larangan dari pihak berwajib.
  • Larangan dari pihak pengelola lapangan
  • Lapangan digunakan oleh pihak yang berwenang.
  1. Peserta tidak diperkenankan untuk memajukan atau memundurkan jadwal yang telah ditetapkan dengan alasan Apabila peserta tetap tidak mau bertanding atau tidak datang dipertandingan maka akan kalah WO dan dikenakan sanksi tidak akan di ikutkan kembali di event IJSL selanjutnya.

 

BAB III 

PEMAIN, SUPORTER dan KAOS TIM.

 

Pasal 8 Pemain

Pemain yang dapat bermain di Indonesia Junior Soccer League

  1. Yang namanya sudah terdaftar didaftar susunan pemain (DSP )
  2. Yang namanya tidak terdaftar di SSB lain.
  3. Memiliki ID Card Yang dikeluarkan oleh Indonesia Junior Soccer Leagu

Pendaftaran Pemain.

  1. Pendaftaran pemain bagi tiap peserta tidak terbatas.
  2. Peserta diwajibkan mendaftarkan minimal 20 orang pemain untuk U 12, minimal 18 pemain untuk U 10 dan minimal 12 pemain untuk U 8.
  3. Peserta dapat menambah pemainnya paling lambat dipekan ke 3 (Tiga) kompetisi

 Pasal 9 Suporter

  1. Supporter dan orang tua siswa diwajibkan menjaga ketertiban, Sehingga pertandingan berjalan dengan baik dan aman.
  2. Manager, Pelatih, Official turut bertanggung jawab dapat membantu mengatasi mengawasi supporter dan para orang tua siswanya masing masing.
  3. Suporter/orang tua siswa tidak dibenarkan atau dilarang melakukan protes kepada pihak penyelenggara dan seluruh perangkat pertandingan.
  4. Supporter/orang tua siswa tidak dibenarkan atau dilarang mengeluarkan teriakan atau kata-kata yang tidak pantas, kotor kepada tim lawan dan memprovokasi timn
  5. Supporter/orang tua siswa akan dikenakan sanksi pidana sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, Apabila melakukan pemukulan kepada Seluruh perangkat pertandingan atau kepada tim lawan atau supporter
  6. Supporter/orang tua siswa dilarang berada dibangku cadangan dan dilarang memasuki lapangan pertandingan.

 Pasal 10 Kaos Tim

  1. Pemain diwajibkan menggunakan seragam kaos tim sepak bol
  2. Apabila tim yang akan bertanding memiliki kemiripan atau kesamaan seragam/kaos tim maka pemimpin pertandingan/wasit yang akan menentukan, Pertandingan tetap berjalan atau salah satu tim harus mengganti seragam kaus timnya atau menggunakan rompi yang disediakan oleh panitia dengan cara diundi oleh wasit.

  

BAB IV

SISTIM PERTANDINGAN.

 

Pasal 11 Format Pertandingan

Indonesia Junior Soccer League menggunakan sistim setengah kompetisi untuk setiap kelompok umur ( Kategori U- 12 tahun , Kategori U – 10 tahun dan kategori U 8 tahun) dengan perincian sbb :

  1. Kategori U 12 sebanyak 48 Tim peserta, dari masing – masing dibagi menjadi 3  ( tiga) Grup, yaitu 16 Tim Grup Merah, 16 Tim Grup Putih dan 16 Tim Grup Biru. Peringkat 1 sampai 4 dari tiap grup berhak mengikuti putaran ke 2 (dua),
  2. Kategori U 10 sebanyak 40 Tim peserta dari masing – masing dibagi menjadi 2 (dua ) Grup, yaitu 20 Tim Grup Merah dan 20 Tim Grup Putih. Peringkat 1 sampai 6 dari tiap grup berhak mengikuti putaran ke 2 (dua),
  3. Kategori U 8 sebanyak 16 Tim peserta, yang akan bertemu dengan semua tim

 Pasal 12 Peraturan Permainan

Berlaku seperti peraturan permainan sepakbola pada umumnya, hanya dalam Kompetisi ini offside ditiadakan.

LEMPARAN KEDALAM

  1. Lemparan kedalam seperti pada umumya, hanya saja untuk kelompok usia 8, dan 10 memiliki dua kali kesempatan.
  2. Untuk kategori usia 12 tahun satu kali kesempatan. PENJAGA GAWANG
  3. Bola Out Gawang, penjaga gawang memulai permainan dengan tendangan gawang.
  4. Apabila bola masih di dalam permainan, penjaga gawang WAJIB melakukan lemparan untuk melanjutkan permainan.

Pasal 13 Peraturan Pertandingan putaran kedua

  1. 12 tim peserta yang lolos dibagi 4 grup,Tiap grup terdiri 3 tim. Pembagian grup pada putaran kedua ini ditentukan oleh paniti
  2. Pada putaran kedua ini hanya juara grup yang lolos ke 4 besar atau semi final.
  3. Khusus untuk U8 : hanya di ambil 6peringkat teratas dari klasemen
  4. Apabila dalam satu grup memiliki nilai sama, Selisih Gol sama , Head to head sama, Produktifitas Gol sama Maka ketiga tim tersebut akan dilanjutkan dengan adu Pinalti sesuai dengan jadwal pertandingan.

Apabila ketiga tim masih memiliki kesamaan maka dilanjutkan dengan Pinalti death, dan apabila masih terdapat kesamaan, panitia akan mengundi. Jika hanya 2 tim yang mempunyai kesamaan maka ditentukan dengan Pinalti Death.

  1. Pada pertandingan semi final dan final, Apabila pertandingan hingga batas waktu normal skor tetap sama seri/draw, Maka langsung dilakukan tendangan adu pinalti sebanyak 3 kali.

Pasal 14 Jumlah pemain

  1. Untuk kelompok usia 12 tahun  pertandingan dimainkan  7 vs 7 termasuk penjaga gawang, bila dari salah satu tim yang akan bertanding, pemainnya kurang dari 7 orang pemain,  pertandingan belum dapat dimulai
  2. Untuk kelompok usia 10 tahun  pertandingan dimainkan  7 vs 7 termasuk penjaga gawang, bila dari salah satu tim yang akan bertanding, pemainnya kurang dari 7 orang pemain, pertandingan belum dapat dimulai.
  3. Untuk kelompok usia 8 tahun pertandingan dimainkan 7 vs 7 termasuk penjaga gawang, bila dari salah satu tim yang akan bertanding, pemainnya kurang dari 7 orang pemain, pertandingan belum dapat dimulai.
  4. Dalam hal ketentuan ini ditunggu 5 menit dari batas waktu yang telah ditentukan, tim yang belum dapat melengkapi pemainnya maka tim tersebut dinyatakan kalah WO pada pertandingan ini.

Pasal 15 Durasi pertandingan.

  1. Lamanya pertandingan Indonesia Junior Soccer League, Untuk kelompok umur 12 tahun berdurasi 2 x 12 menit tanpa istirahat. Pertandingan dipimpin hanya 1 orang wasit.
  2. Untuk kelompok umur 10 tahun berdurasi 2 x 12 menit tanpa istirahat. Pertandingan dipimpin hanya 1 orang wasit.
  3. Untuk kelompok umur 8 tahun berdurasi 2 x 10 menit tanpa istirahat. Pertandingan dipimpin hanya 1 orang wasit.

Pasal 16 Penggantian Pemain.

  1. Penggantian  pemain  kapan  saja  dapat  dilakukan  dan  bebas  tidak  ada  batasan sebanyak pemain yang ada didaftar susunan pemain (DSP)
  2. Pemain yang sudah keluar BISA dimainkan kembali dalam satu pertandingan yang sama.

Pasal 17 Pemain tidak sah

Yang dimaksud pemain tidak sah dalam kompetisi Indonesia Junior Soccer adalah.

  1. Pemain yang tidak terdaftar atau tidak didaftarkan ke Indonesia Junior Soccer Leagu
  2. Pemain yang tidak terdaftar dalam DSP (Daftar Susunan Pemain)
  3. Pemain yang melewati batas usia yang telah ditentukan
  4. Pemain yang sedang dalam menjalini sanksi atau masa hukuman.
  5. Pemain yang tidak dapat menunjukan ID Card pada Pengawas Pertandingan

Pasal 18 Kartu Kuning Kartu Merah.

Yang dimaksud Kartu kuning Kartu Merah dalam peraturan pertandingan IJSL ini ialah

  1. Apabila Pemain terkena kartu kuning sebanyak 3 x dalam pertandingan yang berbeda pada hari yang sama, maka pemain tersebut tidak dapat diturunkan atau dimainkan 1 x dipertandingan berikut.
  2. Apabila pemain terkena 2 x kartu kuning (akumulasi) dalam satu pertandingan, Wasit akan mengeluarkan kartu merah, Pemain tersebut akan dikeluarkan dari lapangan pertandingan dan pemain tersebut dapat digantikan oleh pemain cadangan.
  3. Pemain yang terkena kartu merah tidak dapat diturunkan atau dimainkan 2 x dipertandingan berikut.
  4. Pemain yang terkena kartu merah disebabkan karena pemukulan terhadap wasit, pemain lawan, penghinaan, rasis atau mengeluarkan kata kata kotor tehadap wasit dan lawan, pemain tersebut akan diberikan sanksi skorsing oleh IJSL

 Pasal 19 Sistim perhitungan point dan peringkat pada grup.

  1. Menang : 3 nilai
  2. Menang WO : 3 nilai
  3. Seri : 1 nilai
  4. Kalah : 0 nilai
  5. Kalah WO : 0 nilai + pengurangan nilai 3 

Peringkat atau klasemen dalam grup ditentukan dengan sebagai berikut :

  1. Point
  2. Selisih gol.
  3. Head to Head.
  4. Produktifitas gol.

Pasal 20 Insiden atau cedera pemain dipertandingan

panitia penyelenggara hanya dapat membantu menanggulangi pertolongan pertama pada pemain yang cedera. Pemain yang mengalami cedera serius , sepenuhnya menjadi tanggung jawab Sekolah Sepak Bola/Academy dimana tempat anak tersebut bermain atau tim yang diperkuatnya. 

Pasal 21 Protes

Segala bentuk protes dalam pertandingan kompetisi Indonesia junior Soccer League ini ditiadakan.

Bentuk protes keabsahan data pemain dapat diproses oleh panitia, Apabila yang melakukan protes mempunyai bukti data lain yan otentik.

Yang dapat menyampaikan protes hanya pelatih dan official yang terdaftar di Indonesia Junior Soccer League dan protes dilakukan dengan cara – cara sopan dan beretika.

 Pasal 22 Tata tertib di Lapangan

  1. Hanya 2 orang pelatih/ official yang dapat mendampingi tim ditempat cadangan pemain dan diwajibkan memakai sepatu.
  2. IJSL menyediakan air minum untuk pengisian ulang, oleh karena itu semua peserta diwajibkan membawa botol minum masing – masing.
  3. Tidak diizinkan membawa air mineral dalam bentuk kemasan gelas atau kemasan plastik ke areal lapangan.
  4. Bagi yang masih membawa minuman kemasan dan meninggalkan botol / gelas kemasan air mineral di lapangan pertandingan atau di tempat duduk pemain usai bertanding maka akan kami kenakan sanksi khusus.
  5. Manager, pelatih, supporter/orang tua TIDAK DIPERKENANKAN MEROKOK DI SELURUH AREAL LAPANGAN PERTANDINGAN, dan diwajibkan menjaga kebersihan di seluruh areal, baik di dalam maupun di luar lapangan pertandingan, Bila ditemui team yang melanggar point ini, maka tidak akan di ikutsertakan di seluruh kegiatan IJSLselamanya
  6. Manager, pelatih dan official harus dapat mengatasi/ mencegah suporternya dari tindakan, ucapan dan teriakan yang bersifat provokasi 

 

BAB V

PENUTUP.

 

Pasal 23 Penutup. 

Hal hal yang tidak atau belum diatur atau belum cukup diatur dalam peraturan ini, Akan diatur dalam peraturan tambahan bila diperlukan

 

 

Ditetapkan di Jakarta  01 Januari  2019

 

 

INDONESIA JUNIOR SOCCER LEAGUE

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.
Close Menu